EBTAQ Jabodetabeka Korcam Tangerang Selatan Kembali Digelar di Pesantren Takhasus “IIQ Jakarta”

PETA IIQ — Sabtu, 24 Januari 2026. Pesantren Takhasus “IIQ Jakarta” kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Qiraati (EBTAQ) Jabodetabeka yang diselenggarakan oleh Koordinator Kecamatan Tangerang Selatan, Kegiatan ini berlangsung di Masjid Raudhatul Qur’an dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh semangat dari para peserta.

EBTAQ merupakan tahapan penting dan menjadi syarat utama kelulusan bagi santri yang menempuh pendidikan Al-Qur’an dengan metode Qiraati. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an secara benar sesuai kaidah, sekaligus memastikan kesiapan mereka untuk melanjutkan ke jenjang pembelajaran berikutnya.

Sebelum mengikuti EBTAQ, para santri diwajibkan melalui tahapan Pra-EBTAQ yang diuji langsung oleh tim penguji dari Koordinator Kecamatan Tangerang Selatan. Tahapan ini menjadi seleksi awal bagi santri yang telah menyelesaikan pembelajaran Qiraati jilid 1 sampai jilid 6, kemudian melanjutkan ke kelas juz 27 dan diakhiri dengan kelas Al-Qur’an.

Adapun tim penguji EBTAQ berasal dari wilayah Jabodetabek, yakni para ustadz yang berada dalam tim binaan KH Abu Bakar, putra dari alm KH Dachlan Salim Zarkasyi, pengarang metode Qiraati. Dalam ujian ini, para santri diuji pada berbagai aspek, di antaranya fashohah, tartil, tajwid, gharib, hafalan surat-surat pendek, doa harian, serta praktik wudhu dan sholat.

Pada pelaksanaan EBTAQ kali ini, tercatat sebanyak 194 peserta dari berbagai TPQ di wilayah Jabodetabek. Dari jumlah tersebut, TPQ Raudhatul Qur’an IIQ Jakarta mengutus tujuh orang santri dan Alhamdulillah seluruhnya dinyatakan lulus dengan hasil yang membanggakan.

Keberhasilan ini menjadi bukti kesungguhan para santri serta dedikasi para ustadz dan ustadzah dalam membimbing generasi Qur’ani. Diharapkan para santri yang telah lulus EBTAQ dapat terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan cinta Al-Qur’an.NAA

Similar Posts