Malam Puncak IIQ Fest 2026 Semarakkan Prestasi Perempuan Qurani
Tangerang Selatan—Sabtu (23/5/2026), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menggelar Malam Puncak IIQ Fest 2026 di Pesantren Takhassus IIQ Jakarta. Mengusung tema “Light of the Qur’an: Menyinari Relung Jiwa, Menginspirasi Karya, dan Menerangi Masa Depan Bangsa,” kegiatan ini menjadi penutup rangkaian kompetisi Islami yang diikuti perempuan muda dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menangah Atas, santriwati, hingga mahasiswi dari seluruh Indonesia.
Pada pagi hari, rangkaian final perlombaan dibuka secara resmi oleh Dr. H. Benyamin Davnie, Wali Kota Tangerang Selatan. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda Qurani.
Sejak pagi hingga sore hari, babak final berbagai cabang perlombaan berlangsung meriah. Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 5, 10, dan 30 juz, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Qira’at Sab’ah (QIRASAH), kaligrafi, solois religi, video kreatif, debat Islami, hadroh, story telling, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Seluruh perlombaan digelar di sejumlah ruangan dan area Pesantren Takhassus IIQ Jakarta.
Sementara itu, acara Malam Puncak IIQ Fest 2026 berlangsung dengan meriah di lapangan Pesantren Takhassus IIQ Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta, Dr. Hj. Muthmainnah, S.Th.I., M.A., Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Iffaty Zamimah, M.Ag., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Rabiatul Adawiyyah, M.Pd., jajaran civitas akademika, perwakilan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), perwakilan organisasi daerah, perwakilan organisasi eksternal, perwakilan BKKBM IIQ Jakarta, peserta lomba, tamu undangan, serta seluruh panitia IIQ Fest 2026.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dalam tiga bahasa. Pembukaan bahasa Arab disampaikan oleh Bangun Maya Sari, bahasa Indonesia oleh Ainni Aghnia, dan bahasa Inggris oleh Faridah Rafifah Alya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fitri Laili Salam bersama Al-Qur’an isyarat oleh Baiq Luluk Handayani. Selanjutnya, seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IIQ Jakarta.
Ketua Pelaksana IIQ Fest 2026, Naila Kasha, menyampaikan harapannya agar IIQ Fest tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan dan semangat saling menginspirasi antar peserta.
Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Presiden DEMA IIQ Jakarta, Nichlatun Nujaba, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara. “Selamat kepada seluruh finalis IIQ Fest 2026 yang telah memberikan penampilan terbaik hingga malam puncak. Terima kasih juga kepada panitia, sponsor, media partner, dan seluruh pihak yang telah mendukung acara ini,” tuturnya.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan pemenang dan pembagian hadiah oleh Dr. Iffaty Zamimah, M.Ag., Rabiatul Adawiyyah, M.Pd., dan Nichlatun Nujaba. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai cabang perlombaan IIQ Fest 2026.
Selanjutnya, Wakil Rektor III IIQ Jakarta, Dr. Hj. Muthmainnah, S.Th.I., M.A., turut menyampaikan, tema IIQ Fest 2026 menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga dihayati dan dijadikan pedoman dalam kehidupan. “Tema IIQ Fest 2026, bukan sekadar rangkaian kata, tetapi pengingat bahwa Al-Qur’an harus menjadi cahaya kehidupan, inspirasi dalam berkarya, serta penuntun dalam membangun masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta, Dr. Iffaty Zamimah, M.Ag., dalam wawancara khusus bersama LPM Reddar menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai dasar kehidupan sekaligus menyeimbangkannya dengan pengembangan potensi diri. Menurut beliau, mahasiswa perlu mampu membagi waktu dengan bijak. Karena setiap individu memiliki passion, minat, dan bakat yang perlu diasah melalui pengelolaan waktu yang baik. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya belajar dari pengalaman orang lain agar pengembangan diri dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Acara formal kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Zakarsih, M.H.. Setelah rangkaian acara formal berakhir, suasana yang semula khidmat perlahan berubah menjadi lebih hangat dan semarak saat memasuki rangkaian malam puncak yang dipandu oleh Tilka Ayatul dan Salwa Nailal.
Pada sesi malam puncak, acara semakin semarak dengan penampilan guest star Asyifa yang berhasil memeriahkan suasana dan menghibur para hadirin. Antusiasme peserta dan penonton pun semakin terasa sepanjang penampilan berlangsung.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Duta Kampus IIQ Jakarta yang menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Malam Puncak IIQ Fest 2026. Tahun ini, Euis Nabila terpilih sebagai Duta Kampus IIQ Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi penutup yang hangat dan berkesan bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir.
Penulis: Suci Sutiani
Proofreader: Nurul Fadhilah.



